Resign
Demi Keluarga
Sebagian ibu memilih untuk tetap bekerja atau berkarir karena tuntutan ekonomi atau pengabdian kepada instansi atau lembaga Negara. Sebagian lagi memilih menjadi ibu rumah tangga karena alasan pendidikan kurang atau karena keinginan sang suami J. Kontroversi antara keduanya menjadi layak diperbincangkan bagi sebagian orang baik dalam dunia maya sosmed maupun dalam kehidupan nyata. Beberapa saling membenarkan diri bahwa keputusan mereka adalah yang terbaik, dan menjatuhkan keputusan lawan bicara.
Sebagian ibu memilih untuk tetap bekerja atau berkarir karena tuntutan ekonomi atau pengabdian kepada instansi atau lembaga Negara. Sebagian lagi memilih menjadi ibu rumah tangga karena alasan pendidikan kurang atau karena keinginan sang suami J. Kontroversi antara keduanya menjadi layak diperbincangkan bagi sebagian orang baik dalam dunia maya sosmed maupun dalam kehidupan nyata. Beberapa saling membenarkan diri bahwa keputusan mereka adalah yang terbaik, dan menjatuhkan keputusan lawan bicara.
Bagi saya keduanya adalah hal yang sama, entah itu bekerja
di luar maupun di rumah. Hasilnya akan sama dengan motivasi masing-masing ibu.
Seperti halnya apa yang terjadi dalam diri saya pribadi. Pendidikan dan
cita-cita yang pernah saya raih telah berakhir dalam satu keputusan bulat yaitu
resign dari PNS. Pekerjaan yang dicari beribu-ribu orang. Dan saya
meninggalkannya begitu saja.
Tidak seperti yang mereka pikirkan, meninggalkan kesuksesan
yang kita raih demi keluarga adalah keputusan yang berat. Dilema yang begitu
mendalam sampai kelubuk hati paling dalam :-D . Senyuman seorang anak dan doa
sebagai sumber kekuatanku menjalani proses ini. Proses menjadi ibu sejati
ternyata tidaklah mudah. Perlu kesabaran dan rendah hati, melawan keinginan
pribadi demi kepentingan bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar