Selasa, 14 Oktober 2014

Makanan Pertamaku

Makanan  terbaik saat bayi lahir ke dunia adalah ASI. Program terbaru dari pemerintah adalah pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan. Setelah itu barulah diberi pendamping ASI. Pemberian makanan pertama tidak dianjurkan makanan padat, tetapi melatih bayi dengan makanan cair, seperti buah pisang, papaya, apel kukus, alpukat yang dihaluskan dan dicampur dengan ASI, sufor atau air putih. Karena lambung dan usus bayi masih belum siap mencerna makan padat. Setelah pengenalan buah-buahan, ibu dapan menambahkan sayuran dan karbohidrat, missal kentang dihaluskan bersama wortel atau bayam, jagung manis dan brokoli dihaluskan.
Pemberian makan pendamping ASI tidak harus nasi, karbohidrat dapat kita ganti dengan menu lain. Setelah pengenalan buah sayuran dan karbohidrat yang cair, dibulan berikut Ibu dapat membuat bubur halus seperti bubur beras atau nasi yang dibuat menjadi bubur dengan campuran kaldu dan sayuran halus. Jika anak sudah mulai tumbuh gigi, kita dapat melatih anak untuk memegang makanannya. hal ini untuk melatih motoriknya dan membantu merangsang pertumbuhan gigi si anak.
Yang perlu diperhatikan adalah saat anak buang air besar, jika makanan yg anak makan masih berbentuk makanan seperti yang dia makan, berarti pencernaannya belum mampu mencerna makan kasar. Ibu dapat mengurangis tingkat kasar atau lembutnya makanan anak. walaupun demikian, ibu tidk perlu kuatir untuk terus melatih anak makan pada tiap tahap perkembangan anak. Karna tanpa latihan anak tak akan mampu belajar makan makanan meja bersama keluarga.
Sangat dianjurkan bagi anak dibawah satu tahun, ibu tidak perlu menambahkan gula atau garam dan tanpa msg. Karena garam akan memicu kerja ginjal lebih keras, anak masih dalam proses penyempurnaan orga-organ tubuhnya. Jadi sebaiknya makan meja diberikan setelah usia satu tahun  . Latihlah anak makan makanannya sendiri di meja makan bersama keluarga, hal ini melatih kemandirian anak. Selamat mencoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar