Selasa, 14 Oktober 2014

Jembatan Barito

Jembatan Barito

Setelah sekian kali bertandang kerumah mama di Banjarbaru  Kalimantan Selatan, belum sempat mengajak suamiku melihat langsung sungai Barito dan jembatan yang melintas di atasnya. Kali ini aku sempatkan mengajak suamiku menikmati perjalanan ke jembatan. Entah tahun berapa terakhir kali aku bertandang ke jembatan ini. Hanya ingat pertama kali jembatan Barito diresmikan tahun 1997, kira-kira aku masih kelas 1 SMP. Jembatan Barito sangat ramai pengunjung terutama mereka yang hanya sekedar berfoto-foto dan makan disekitar area jembatan. Seperti yang aku lakukan sore itu..




Sekedar Info nih temen-temen yang belum pernah berkunjung ke Jembatan Barito.

Jembatan Barito adalah jembatan yang menghubungkan tepi barat sungai Barito (Kecamatan Anjir Muara dan tepi timur Sungai Barito di (Kecamatan Alalak, Banjarmasin, Kalimantan Selatan). Jembatan Barito terletak 15 km dari kota Banjarmasin dan 50 km dari kota Marabahan . Jembatan ini memiliki panjang 1.082 meter yang melintasi sungai Barito selebar 800 meter dan Pulau Bakut selebar 200 meter. Jembatan ini terdiri dari jembatan utama sepanjang 902 meter, dan jembatan pendekat 180 meter, dengan lebar 10,37 meter. Jembatan ini merupakan penghubung antara kota Banjarmasin dan Palangkaraya Kalimantan Tengah dan sebaliknya. Ketinggian ruang bebas jembatan utama 15 - 18 meter, sehingga bisa digunakan untuk lalu lintas perairan seperti Kapal Tongkang.














Jembatan BARITO diresmikan pada tanggal 23 April 1997 oleh Presiden Soeharto. Jembatan, yang tercatat dalam rekor Muri sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia ini, jembatan yang menghubungkan jalan trans Kalimantan. Penghubung antara dua Provinsi kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sebelumnya masyarakat menggunakan transportasi sungai seperti boat atau kapal bermotor untuk menuju ke Banjarmasin atau sebaliknya . 

Semoga info ini bisa jadi referensi temen-temen yang sedang berkunjung ke Kalimantan Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar